| Lulusan TI Banyak yang Mengecewakan |
| Ditulis oleh Sang Kuncen | |||
| Minggu, 17 Januari 2010 12:14 | |||
Judul artikel ini merupakan sebuah judul artikel di DetikInet. Portal berita yang merupakan bagian dari Detik.com melansir "Banyak calon pelamar kerja di bidang teknologi informasi (TI) yang punya nilai akademis bagus. Namun anehnya, para pelamar ini banyak juga yang dianggap belum mampu menjawab kebutuhan perusahaan.". Pernyataan ini merupakan ungkapan kekecewaan dari para pengguna lulusan alias perusahaan. Para penyelenggara pendidikan lebih berfokus melaksanakan kurikulum yang ada, dan dalam mengubah kurikulum jarang sekali melibatkan para pengguna lulusan, sehingga penyelenggara pendidikan tidak tahu lulusan seperti apa yang dimaui oleh industri.Sebuah keprihatinan yang mengharuskan bertanya kembali kepada diri sendiri "Apa tujuan berkuliah di jurusan teknologi informasi?" dan bagi penyelenggara pendidikan juga harus meninjau kembali apakah kurikulum yang ada sekarang sudah sesuai dengan permintaan pasar belum. Jika sudah apa yang harus dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kurikulum itu sendiri. Sebagai mahasiswa juga harus menyadari bahwa apapun yang berlabel instan selalu menghasilkan hal yang instan pula, dalam artian instan itu prematur dan prematur itu tidak matang. Motivasi orang berkuliah sekarang ini sangat beragam, satu sisi mereka berjuang dengan berdarah-darah untuk mendapatkan prestasi maksimal dengan segala konsekuensinya, disisi lain mereka kuliah hanya untuk memenuhi kualifikasi tertentu yang berujung pada pencapaian posisi dan keekonomian sehingga prestasi menjadi target urutan 17. Sering muncul pertanyaan begini, "Jurusan apa yang paling bagus kalau kuliah di informatika?". Jawaban yang paling logis adalah "Setelah lulus bisa apa?". Ini bukan jawaban tapi sebuah pertanyaan yang cukup dalam maknanya. Kemampuan lulusan sesuai dengan jurusan ditambah dengan prestasi akademik dan didukung dengan softskill pasti akan mampu tantangan para pengguna lulusan. Pertanyaannya "Sudah usahamu untuk mencapai itu semua ?".
|
More articles :
Judul artikel ini merupakan sebuah judul artikel di
Comments
RSS feed for comments to this post.